* Teman di depok mengirimkan gambar dan kisah ini:
Beberapa waktu yang lalu, masih di sekitar lingkungan rumah (memang sudah agak lama, saya lupa persisnya kapan), saya melihat kejadian ada seekor anak kucing yang basah kuyup karena kecebur di got.
Mungkin, jika kita melihat siapapun atau apapun yang juga bernasib sama ,,, katakanlah, bukan hal yang aneh. Bahkan, mungkin, kita lebih cenderung tertawa ketimbang menolong. Apalagi, ini cuma seekor anak kucing, barangkali bukan hal yang istimewa.Kasarnya ngomong, "Emang gua pikirin !"
Kejadian selanjutnya, kebetulan ada seekor monyet peliharaan orang yang juga kebetulan berada tidak jauh dari posisi si anak kucing yang basah kuyup dan sedang menggigil kedinginan. Entah apa yang dipikirkan oleh si monyet, dia segera menghampiri si anak kucing dan langsung meraih, memeluk, mengusap, dan mengeringkan, dan apapun lainnya agar si anak kucing jadi hangat dan nyaman.
Kami dan orang2 yang juga kebetulan berada di sekitar, sejenak menghentikan segala aktifitas dan seluruh obrolan atau apapun itu. Kami semua seolah-olah langsung terkonsentrasi dengan tindakan si monyet yang sedang sibuk ngurusin si anak kucing, yang jelas2 bukan anaknya, keponakannya, keluarganya, mungkin juga baru kenal hari itu. Entah bahasa apa yang mereka gunakan, tapi saya melihat jelas, si anak kucing benar2 merasa nyaman sekali. Jujur, jadi ada perasaan malu dalam diri saya.
Sayang, semua kejadian tidak terdokumentasikan, saya cuma sempat foto 2 kali, karena harus lari dulu pulang ke rumah ambil kamera.
Dalam suasana Ramadhan ini, semoga kejadian ini dapat memberikan pelajaran yang sangat baik buat kita semua.
Semoga bermanfaat, siapa tau bisa dijadikan "bahan cerita" buat tarawih nanti ... ha2 ... ok Pak ?
===================================================================